Asesmen SNI ISO/IEC 17025:2008

Diunggah oleh Humas FT UI (2011-01-06)


Laboratorium Uji Departemen Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) berhasil mendapatkan sertifikat SNI ISO/IEC 17025:2008, setelah  Dr. Ria Pardede dan Ir. Budi Priyono dari Komite Akreditasi Nasional melakukan asesmen pada tanggal 28 – 29 Desember 2010.

Program sertifikasi ISO-1725 merupakan salah satu program Departemen Teknik Metalurgi dan Material FTUI untuk mendapatkan pengakuan standar internasional, khususnya dalam bidang laboratorium pengujian sesuai sesuai dengan tuntuan UI menuju universitas riset. Kegiatan penelitian berkualitas selayaknya didukung hasil pengujian yang dihasilkan laboratorium dan alat uji yang memenuhi standar internasional. Laboratorium ini juga diperuntukkan sebagai sarana pengujian bagi industry yang memerlukan kualitas pengujian yang baik, sehingga menghasilkan produk yang mampu bersaing secara global.

Program sertifikasi ISO telah dirintis sejak beberapa tahun ini denganmelaksanakan pelatihan-pelatihan secara intens dan berkala kepada sumber daya manusia baik yang sifatnya manajerial dan teknis serta
didukung dengan pengadaan peralatan-peralatan baru yang sesuai dengan tuntutan standar yang cukup tinggi.Implementasi ISO/IEC 17025yang telah dimulai sejak tahun 2009 akhirnya mampu untuk memenuhi persyaratan yang diminta dalam ISO/IEC 17025 dan masuk dalam tahap site visit atau asesmen.Untuk tahap sertifikasi kali ini, asesmen dilakukan terhadap metode uji tarik, tekuk dan kekerasan untuk pengujian mekanik serta komposisi kimia untuk pengujian kimia metalurgi berdasarkan Standar ASTM dan JIS. Selanjutntya akan diajukan untuk metode-metode uji yang lainnya sesuai dengan kemampuan peralatan di laboratorium yang ada di lingkungan Departemen Teknik Metalurgi dan
Material FTUI.

Program asesmen dibuka oleh Prof. Dr.-Ing. Bambang Suharno selaku Manajer Puncak Laboratorium Uji DTMM FTUI bertempat di Departmen Teknik Metalurgi dan Material FTUI Kampus UI Depok selama 2 hari.Hasil dari program asesmen ini berupa Laporan Ketidak-Sesuaian (LKS) yang harus segera diperbaiki dan disempurnakan oleh Laboratorium Uji DTMM FTUI selama 3 (tiga) bulan kedepan.Selanjutnya  setelah dilakukan perbaikan, hasil asesmen dan perbaikan akan dilaporkan kepada Dewan Konsil KAN untuk penetapan berhak tidaknya laboratorium mendapatkan Sertifikat ISO/IEC 17025:2005. Semoga langkah yang telah dilakukan oleh Laboratorium Uji DTMM FTUI dapat diikuti oleh laboratorium
lainnya di Universitas Indonesia. (DTMM FT UI)


Back to Top
Back to Home